PANEN UDANG HASIL PROGRAM KETAHANAN PANGAN DI KAMPUNG BUMI DIPASENA AGUNG
Bumi Dipasena Agung – Sabtu, 2 Agustus 2025
Program ketahanan pangan yang dilaksanakan di Kampung Bumi Dipasena Agung menunjukkan hasil positif dengan dilaksanakannya panen udang vannamei oleh warga RT 2 Kesukuan 4 Delta di lokasi kolam budidaya Blok 04 Jalur 34 No. 01.
Panen ini merupakan hasil dari kegiatan budidaya udang yang dikelola oleh Bapak Suminarto selaku pengelola kolam, didukung oleh Ketua Bumkam Erwinsyah dan disaksikan langsung oleh perwakilan Pemerintah Kampung, Ponidi. Kegiatan ini menjadi bagian penting dari upaya peningkatan ketahanan pangan dan ekonomi masyarakat lokal.
Dalam proses budidayanya, sebanyak 48.000 ekor benur udang vannamei ditebar per kolam, dengan total dua kolam yang dikelola. Namun, pada usia 50 hari, kolam budidaya sempat terdampak White Feces Disease (WFD), yang oleh petambak setempat lebih dikenal sebagai "telek putih". Dampak dari penyakit ini menyebabkan penurunan konsumsi pakan oleh udang, yang sempat menjadi tantangan tersendiri bagi petambak.
Meski demikian, panen tetap berhasil dilakukan pada usia 95 hari dengan hasil yang cukup menggembirakan. Total panen mencapai 346 kilogram, dengan rincian 161 kg dari kolam 1 dan 185 kg dari kolam 2. Ukuran udang saat panen berkisar pada size 68 dan 62. Dari hasil panen tersebut, diperoleh nilai penjualan sebesar Rp19,2 juta dengan biaya operasional kurang lebih Rp17 juta.
Program ini menunjukkan bahwa, meskipun menghadapi tantangan teknis dalam proses budidaya, ketekunan dan kerja sama masyarakat mampu menghasilkan capaian yang membanggakan. Pemerintah Kampung melalui Badan Usaha Milik Kampung (Bumkam) berharap keberhasilan ini menjadi contoh dan semangat bagi kelompok masyarakat lainnya dalam mengembangkan sektor ketahanan pangan berbasis potensi lokal.
Bumi Dipasena Agung – Sabtu, 2 Agustus 2025
Program ketahanan pangan yang dilaksanakan di Kampung Bumi Dipasena Agung menunjukkan hasil positif dengan dilaksanakannya panen udang vannamei oleh warga RT 2 Kesukuan 4 Delta di lokasi kolam budidaya Blok 04 Jalur 34 No. 01.
Panen ini merupakan hasil dari kegiatan budidaya udang yang dikelola oleh Bapak Suminarto selaku pengelola kolam, didukung oleh Ketua Bumkam Erwinsyah dan disaksikan langsung oleh perwakilan Pemerintah Kampung, Ponidi. Kegiatan ini menjadi bagian penting dari upaya peningkatan ketahanan pangan dan ekonomi masyarakat lokal.
Dalam proses budidayanya, sebanyak 48.000 ekor benur udang vannamei ditebar per kolam, dengan total dua kolam yang dikelola. Namun, pada usia 50 hari, kolam budidaya sempat terdampak White Feces Disease (WFD), yang oleh petambak setempat lebih dikenal sebagai "telek putih". Dampak dari penyakit ini menyebabkan penurunan konsumsi pakan oleh udang, yang sempat menjadi tantangan tersendiri bagi petambak.
Meski demikian, panen tetap berhasil dilakukan pada usia 95 hari dengan hasil yang cukup menggembirakan. Total panen mencapai 346 kilogram, dengan rincian 161 kg dari kolam 1 dan 185 kg dari kolam 2. Ukuran udang saat panen berkisar pada size 68 dan 62. Dari hasil panen tersebut, diperoleh nilai penjualan sebesar Rp19,2 juta dengan biaya operasional kurang lebih Rp17 juta.
Program ini menunjukkan bahwa, meskipun menghadapi tantangan teknis dalam proses budidaya, ketekunan dan kerja sama masyarakat mampu menghasilkan capaian yang membanggakan. Pemerintah Kampung melalui Badan Usaha Milik Kampung (Bumkam) berharap keberhasilan ini menjadi contoh dan semangat bagi kelompok masyarakat lainnya dalam mengembangkan sektor ketahanan pangan berbasis potensi lokal.
Tinggalkan Komentar
Komentar akan ditampilkan setelah disetujui oleh admin