You must have JavaScript enabled in order to use this theme. Please enable JavaScript and then reload this page in order to continue.
Logo Kampung Bumi Dipasena Agung

Kampung Bumi Dipasena Agung

Mohon tunggu sebentar...

Website Resmi

Kampung Bumi Dipasena Agung

Kecamatan Rawa Jitu Timur Kabupaten Tulang Bawang

Provinsi Lampung

Loading...
Selamat Datang di Website Resmi Kampung Dipasena Agung!
Banjir Kembali Melanda Kampung Bumi Dipasena Agung Setelah Sempat Reda Bumi Dipasena Agung
Berita Desa

Banjir Kembali Melanda Kampung Bumi Dipasena Agung Setelah Sempat Reda Bumi Dipasena Agung

M. YUNUS
13 Desember 2024
41 Kali Views

13 Desember 2024 — Setelah sempat tidak pasang tinggi selama tiga hari, banjir kembali melanda sebagian wilayah Kampung Bumi Dipasena Agung, tepatnya di area Inra 4/5.

Banjir yang terjadi kali ini disebabkan oleh naiknya pasang air kanal, fenomena yang sebelumnya juga sempat terjadi beberapa hari lalu. Kepala Kampung Bumi Dipasena Agung, Agustiono, mengungkapkan keprihatinannya atas situasi ini. Menurutnya, banjir yang berulang kali terjadi telah menghambat aktivitas warga, terutama karena air menggenangi jalan utama kampung. Ia berharap agar langkah-langkah penanganan lebih cepat dapat dilakukan, termasuk upaya antisipasi agar banjir serupa tidak terus berulang, terutama mengingat saat ini juga tengah memasuki musim kemarau. “Kami berharap ada perhatian dari pihak terkait untuk mengatasi masalah ini secara lebih menyeluruh. Semoga kondisi segera membaik agar masyarakat dapat kembali beraktivitas dengan normal,” ujar Agustiono.

Sementara itu, salah satu warga, Yesa (29 tahun), menyampaikan keresahannya. Hari ini ia terpaksa menerjang genangan air saat mengantar anak dan istrinya ke posyandu. “Fenomena air pasang tinggi seperti ini sangat menghambat aktivitas kami. Saya berharap semoga segera ada solusi agar banjir ini tidak terus berulang,” tuturnya. Banjir yang terjadi tidak hanya berdampak pada aksesibilitas jalan, tetapi juga mengancam kelancaran aktivitas ekonomi dan sosial masyarakat setempat. Para warga berharap adanya penanganan jangka panjang, seperti perbaikan sistem kanal dan peninggian jalan, agar kampung mereka tidak lagi menjadi langganan banjir rob.

Tinggalkan Komentar

Komentar akan ditampilkan setelah disetujui oleh admin

CAPTCHA

APBK 2026 Pelaksanaan

APBK 2026 Pendapatan

APBK 2026 Pembelanjaan