You must have JavaScript enabled in order to use this theme. Please enable JavaScript and then reload this page in order to continue.
Logo Kampung Bumi Dipasena Agung

Kampung Bumi Dipasena Agung

Mohon tunggu sebentar...

Website Resmi

Kampung Bumi Dipasena Agung

Kecamatan Rawa Jitu Timur Kabupaten Tulang Bawang

Provinsi Lampung

Loading...
Selamat Datang di Website Resmi Kampung Dipasena Agung!
Pasang tinggi sebabkan Banjir di Bumi Dipasena Agung: Menghambat Aktivitas warga
Berita Desa

Pasang tinggi sebabkan Banjir di Bumi Dipasena Agung: Menghambat Aktivitas warga

M. YUNUS
04 Desember 2024
30 Kali Views

Bumi Dipasena Agung, Lampung– Banjir yang biasa terjadi di akhir tahun kembali melanda Kampung Bumi Dipasena Agung, Rawajitu Timur, mengganggu aktivitas masyarakat dan memicu keprihatinan warga. Bencana ini terjadi akibat pasang tinggi dan meluapnya air dari kanal outlet yang sudah mulai dangkal, sehingga air menggenangi sebagian wilayah infra kampung dengan kedalaman mencapai betis orang dewasa.  

Banjir ini tidak hanya mengganggu aktivitas masyarakat, tetapi juga memaksa anak-anak sekolah untuk melewati genangan air saat pulang dan pergi sekolah. Banyak pengendara motor yang mogok karna sebagian mesin motor terendam air. Kepala Kampung Bumi Dipasena Agung, Agustiono, menyatakan bahwa masalah ini sudah di luar kendali masyarakat karena berkaitan dengan infrastruktur kanal yang tidak memadai.  

“Kanal yang ada saat ini sudah tidak mampu menampung debit air saat pasang tinggi. Pendangkalan ini bukan hanya terjadi di kampung kami, tetapi juga di delapan kampung lain di Rawajitu Timur. Sebagai wilayah yang berada di dataran rendah, kami sangat rentan terhadap banjir, terutama saat air laut pasang,” jelas Agustiono.  

Menurutnya, upaya masyarakat membersihkan kanal hanya memberikan solusi sementara, namun tidak cukup untuk mengatasi persoalan mendasar. Kami sangat berharap pemerintah pusat dapat memberikan perhatian lebih dan solusi jangka panjang, seperti pengerukan kanal secara menyeluruh dan pembangunan sistem drainase yang lebih baik,” ujarnya.  

Agustiono juga menyoroti dampak luas dari banjir ini, termasuk terganggunya pendidikan anak-anak, aktivitas ekonomi warga, hingga risiko kesehatan akibat genangan air. Ia mengajak semua pihak, baik pemerintah daerah maupun pusat, untuk berkolaborasi menangani masalah ini agar bencana tahunan tidak terus berulang.  

“Kami tidak bisa sendiri. Kami butuh bantuan dan perhatian agar kehidupan masyarakat di Rawajitu Timur, khususnya Bumi Dipasena Agung, bisa berjalan normal tanpa ancaman banjir setiap tahun,” tambahnya penuh harap.  

Warga Kampung Bumi Dipasena Agung berharap langkah konkret segera diambil oleh pemerintah untuk menyelesaikan masalah banjir yang terus terjadi setiap akhir tahun. Dengan solusi yang tepat, kehidupan masyarakat di kawasan Rawajitu Timur diharapkan dapat kembali normal dan lebih sejahtera.

Tinggalkan Komentar

Komentar akan ditampilkan setelah disetujui oleh admin

CAPTCHA

APBK 2026 Pelaksanaan

APBK 2026 Pendapatan

APBK 2026 Pembelanjaan