Kesediaan Pemerintah Kampung BD Agung untuk Penanaman Mangrove Bersama Yagasu
BD Agung, 8 Juli 2024 – Pemerintah Kampung BD Agung (Bumi Dipasena Agung) dengan ini menyatakan kesediaan dan memberikan izin secara resmi kepada Yayasan Gajah Sumatera (Yagasu) untuk melakukan penanaman mangrove di kawasan Laut Agung. Program penanaman mangrove ini diharapkan dapat berjalan secara berkelanjutan dan memberikan manfaat besar bagi lingkungan setempat.
Penanaman mangrove ini sebenarnya sudah sering dilakukan sejak tiga tahun lalu, hanya saja baru hari ini pemerintah kampung memberikan ketersediaan secara resmi untuk dilakukannya penanaman mangrove tersebut.
Waidah, Ketua Kelompok Yagasu BD Agung, mengungkapkan bahwa selama kurang lebih tiga tahun terakhir, kegiatan penanaman mangrove sering terkendala oleh ombak pantai yang terlalu besar, yang menyebabkan banyak bibit mangrove hilang terbawa arus. Meskipun demikian, Yagasu tetap berkomitmen untuk mencari solusi terbaik agar penanaman mangrove ini dapat berlangsung dengan sukses.
Agung, selaku pendamping Yagasu BD Agung, membenarkan kendala yang terjadi di lapangan dan menegaskan bahwa timnya terus berupaya mencari cara agar proyek ini dapat berjalan sesuai rencana.
Agustiono, Kepala Kampung BD Agung, menyatakan dukungannya terhadap kegiatan positif ini. "Penanaman mangrove memiliki dampak yang sangat besar jika berhasil, terutama dalam mengatasi masalah abrasi pantai yang selama ini menjadi perhatian utama kami," ujarnya.
Pemerintah Kampung BD Agung berharap kerjasama dengan Yagasu ini dapat membawa perubahan positif bagi lingkungan pantai dan masyarakat sekitar, serta mendukung upaya pelestarian alam di wilayah tersebut.
Tinggalkan Komentar
Komentar akan ditampilkan setelah disetujui oleh admin