"Penanaman Bibit Mangrove di Saluran Inlet Tambak Bumi Dipasena Agung"
Bumi Dipasena Agung, 24 April 2024 - Sebuah inisiatif berkelanjutan untuk menjaga ekosistem pesisir kembali diwujudkan. Pada hari ini, di saluran kanal inlet Kampung Bumi Dipasena Agung, sebanyak 1.600 bibit mangrove ditanam dengan kolaborasi antara Penyuluh Perikanan Tulang Bawang, Bapak Fridudin, S.Pi., dan kelompok Yagasu (Yayasan Gajah Sumatera).
Tindakan ini bertujuan untuk mengurangi abrasi yang kerap terjadi di infrastruktur pertambakan, termasuk saluran inlet. Dengan menanam mangrove, diharapkan keseimbangan ekosistem pesisir dapat dipulihkan secara alami.
Bapak Fridudin, S.Pi., yang memimpin kegiatan ini, menyatakan bahwa penanaman mangrove merupakan langkah proaktif dalam menjaga keberlangsungan lingkungan. "Kami berharap, dengan penanaman bibit mangrove ini, dapat membantu menstabilkan pantai dan mengurangi dampak negatif abrasi terhadap infrastruktur tambak," ungkapnya. sementara ini baru beberapa Inlet saja yang sudah ditanami bibit mangroove ini. pada saat ini sedang dilakukan penanaman di Inlet 26-27 Blok 05.
Selain itu, dalam kunjungannya, Bapak Fridudin juga meninjau hasil penanaman di pinggir laut Bumi Dipasena Agung yang telah dilakukan sekitar sebulan lalu sebelum bulan puasa. di sepanjang bibir pantai Blok 04 sampai Blok 05. Dia menekankan pentingnya peran masyarakat dalam menjaga kelestarian lingkungan.

"Inisiatif ini juga merupakan bagian dari upaya bersama dalam melindungi lingkungan pesisir dan memberikan dampak positif bagi kehidupan masyarakat lokal," tambahnya.
Kegiatan penanaman bibit mangrove ini menjadi salah satu langkah konkret dalam menjaga keberlanjutan ekosistem pesisir, serta memperkuat sinergi antara berbagai pihak dalam upaya konservasi lingkungan. Semoga, dengan upaya ini, keberadaan mangrove dapat terus menjadi benteng alami yang melindungi pantai dan kehidupan di sekitarnya.
Tinggalkan Komentar
Komentar akan ditampilkan setelah disetujui oleh admin